KPA Magetan Hadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan MA RI 2025

Pengadilan Agama (PA) Magetan turut menghadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan (Laptah) Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2025 yang secara resmi dibuka oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairung Gedung Mahkamah Agung RI dan menjadi agenda nasional tahunan lembaga peradilan. Kehadiran PA Magetan dihadiri langsung oleh Ketua PA Magetan, Dr. Hermin Sriwulan, S.H.I., S.H., M.H.I. Sidang istimewa ini menjadi momentum penting dalam penyampaian akuntabilitas kinerja Mahkamah Agung beserta badan peradilan di bawahnya. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian dari para undangan.
Acara Laptah Mahkamah Agung RI dihadiri berbagai pejabat tinggi negara dan pimpinan lembaga, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. yang mewakili Presiden RI, Ketua Mahkamah Konstitusi Dr. Suhartoyo, S.H., M.H., Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati. Turut hadir pula Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Jaksa Agung Burhanudin, Menteri HAM RI Natalius Pigai, Kapolri, Panglima TNI, pimpinan kementerian/lembaga, hingga para Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung negara sahabat beserta delegasi. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap transparansi dan akuntabilitas lembaga peradilan. Forum ini menjadi ajang refleksi capaian sekaligus penguatan sinergi antarlembaga. Suasana sidang berlangsung tertib dan penuh wibawa.

Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Sunarto menegaskan bahwa Laporan Tahunan 2025 merupakan wujud pertanggungjawaban Mahkamah Agung kepada publik atas kinerja sepanjang tahun. Ia menyampaikan bahwa tema tahun ini adalah “Pengadilan Terpercaya, Rakyat Sejahtera” yang menekankan pentingnya integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. “Peradilan yang dijalankan dengan integritas akan melahirkan kepercayaan, dan kepercayaan terhadap hukum merupakan pondasi utama bagi terwujudnya kesejahteraan rakyat,” tegasnya. Dalam pidatonya, Ketua MA juga menyoroti lima pilar utama fungsi lembaga, yakni fungsi peradilan, pengawasan, pemberian nasihat, administrasi, dan pengaturan. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan peradilan untuk terus menjaga profesionalisme dan etika kerja.
Selain itu, Ketua MA juga memaparkan capaian fungsi pengaturan dengan diterbitkannya lima Peraturan Mahkamah Agung (Perma) sepanjang tahun 2025 yang bertujuan merespons dinamika hukum dan kebutuhan masyarakat. Kelima Perma tersebut meliputi perubahan organisasi kepaniteraan dan kesekretariatan, pedoman mengadili perkara penyandang disabilitas, penanganan tindak pidana perpajakan, tata cara gugatan OJK, serta pengadaan hakim tingkat pertama. Pada akhir sambutannya, Ketua MA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan Mahkamah Agung. Setelah rangkaian pidato selesai, Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2025 secara resmi ditutup. Keikutsertaan PA Magetan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan integritas, transparansi, dan modernisasi peradilan di Indonesia.
Magetan, 10 Februari 2026
(PA.Mgt/WTH)












